🪩 Fungsi Dari Kerajinan Bahan Lunak
Jenispada Kerajinan tangan bisa dilihat dari beberapa aspek, salah satunya dari aspek bahannya. Adapun jenis kerajinan tangan dari segi bahannya ada 2 macam yaitu : Bahan keras dan bahan lunak. Kedua jenis bahan tersebut tentunya memiliki keunggulan masing-masing, adakalanya kita harus memilih menggunakan bahan keras dan ada kalanya harus
Pengemasandan Perawatan Kerajinan dari Bahan Lunak - Kerajinan dari materi lunak harus dikemas dan dirawat dengan baik.Hal tersebut dilakukan semoga keindahan dan kekuatannya sanggup terjaga. Pengemasan merupakan sebuah cara untuk mengkoordinasi semoga barang sanggup dikirim, dipakai, dijual maupun disimpan.
Jenis- Jenis Kerajinan Bahan Lunak Bahan kerajinan tangan memiliki sifat tertentu yang mempengaruhi hasil dari kerajinan itu sendiri. Pada jenis kerajinan bahan lunak bahan baku yang dipakai lebih banyak memanfaatkan bahan-bahan dari alam seperti tanah liat dan kayu. Kerajinan dari bahan lunak dibagi menjadi dua bagian, yaitu yang bersifat
Beragambenda kerajinan dari bahan lunak alam dan buatan dapat. 4 f bab ii pembahasan a. Contoh kerajinan bahan lunak dari fiberglass. Fungsinya digunakan untuk bahan utama sebagai bahan pembentuk polimer, jenis resin memiliki banyak macamnya. Beragam karya kerajinan tangan dari bahan lunak buatan dapat dibuat sesuai dengan jenis dan kegunaannya.
Bahandasar tanah liat mudah dibentuk dan diolah karena bersifat lunak dan lembek. Melalui cara pengolahan tertentu, tanah liat dapat menjadi karya kerajinan praktis. Contohnya mulai dari peralatan dapur, tempat tanaman, aksesoris bangunan, vas bunga, kendi, cindera mata, dan lain sebagainya. 2.
Sebutkanfungsi kerajinan bahan lunak - 31574670. naylafadilla2704 naylafadilla2704 23.08.2020 Seni Sekolah Menengah Pertama Kerajinan bahan limbah lunak adalah kerajinan yang berasal dari limbah lunak, yakni produk sisa industri yang bersifat lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Contoh limbah yang bersifat lunak adalah kulit buah, kulit
58 Contoh dari bahan lunak alami adalah . A. Gerabah, vas bunga, guci B. Tas, dompet, topi C. Tanah liat, serat alam dan kulit D. Bubur kertas, gyps, fiberglass. 59. Contoh dari kerajinan bahan lunak buatan adalah . A. Gerabah B. Vas bunga C. Bubur kertas D. Piring. 60. Contoh dari kerajinan berbahan lunak alami adalah A. Perosotan B
FungsiProduk Kerajinan dari Bahan Lunak a. Karya Kerajinan sebagai Benda Pakai Karya kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala bentuk kerajinan yang digunakan sebagai alat, wadah, atau dikenakan sebagai pelengkap busana.Sebagai benda pakai, produk karya kerajinan yang diciptakan mengutamakan fungsinya, adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung.
Wanyet19.24. Perencanaan Proses Produksi Kerajinan dari Bahan Lunak. Untuk membuat produk kerajinan, diperlukan perencanaan yang matang, misalnya produk kerajinan pakaian. Dalam perancangan produk kerajinan pakaian, diperlukan berbagai interaksi ilmu pengetahuan, misalnya pengetahuan tentang kebiasaan masyarakat (antropologi dan sejarah
NqNJuBY. Dikatakan sebagai kerajinan bahan lunak dikarenakan bahan utama untuk membuatnya berasal dari bahan yang bersifat lunak. Adapun ciri-ciri dari bahan lunak adalah bersifat lentur, lembut, dan empuk sehingga mudah untuk dibentuk tanpa harus menggunakan tenaga yang cukup berat. Walaupun memiliki sifat yang mudah untuk dibentuk, namun dalam proses pembuatannya, para pengrajin harus memiliki kemampuan yang mumpuni agar hasil kerajinan dapat memiliki nilai estetika hingga nilai jual yang tinggi. Kerajinan bahan lunak dibagi menjadi dua jenis, yakni kerajinan bahan lunak alami dan kerajinan bahan lunak buatan. Pada kerajinan bahan lunak alami, bahan-bahan yang digunakan berupa tanah liat, kulit, dan getah nyatu. Sedangkan untuk bahan lunak buatan, contohnya adalah polymer clay dan plastisin, lilin dan parafin, sabun, gips, dan fiberglass Baca juga 10 Kerajinan dari Stik Es Krim, Simple & Mudah Contoh kerajinan bahan lunak1. Kerajinan dari sabun2. Kerajinan dari bubur kertas3. Kerajinan dari lilin4. Kerajinan dari tanah liat5. Kerajinan serat alam6. Kerajinan kulit7. Kerajinan kulit jagung8. Kerajinan getah nyatu9. Kerajinan dari gipsTeknik pembuatan Fungsi 1. Fungsi pakai2. Fungsi hiasan3. Fungsi pengetahuan4. Fungsi ekonomisAkhir kata Contoh kerajinan bahan lunak foto istockphoto Berikut adalah beberapa contoh kerajinan bahan lunak alami maupun buatan, di antaranya 1. Kerajinan dari sabun Mungkin selama ini yang kamu tahu fungsi dari sabun hanyalah untuk mandi saja. Namun ternyata, sabun juga bisa dijadikan sebagai bahan utama dalam membuat kerajinan. Dalam kasus ini, sabun yang biasa digunakan adalah sabun batang. Hasil yang bisa kamu dapat dari kerajinan sabun ini sangatlah unik dan menarik. Dalam pembuatannya dibagi menjadi dua cara, yakni mengukir sabun dengan bentuk karya seperti bintang, buah dan flora ukiran, serta diukir dengan membentuk sabun itu sendiri. Saat ingin membentuk sabun menjadi binatang, buah, dan lain sebagainya, maka cara pertama yang harus dilakukan adalah memarut atau menghaluskan sabun hingga menjadi bubuk. Kemudian, campurkan dengan sagu yang diberi sedikit air. Kemudian, buatlah adonan dari bahan tersebut. Setelah itu, bentuk adonan sabun menjadi kerajinan bahan lunak seperti yang kamu inginkan. 2. Kerajinan dari bubur kertas Kerajinan bahan lunak yang satu ini bisa dikatakan sebagai kerajinan yang tidak membutuhkan biaya banyak. Hal tersebut dikarenakan, bahan utama yang akan digunakan dalam membuat kerajinan ini hanyalah kertas. Agar lebih menghemat biaya, kamu bisa menggunakan kertas bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Selain dapat mengurangi pencemaran lingkungan, kertas bekas yang digunakan untuk kerajinan juga dapat dimanfaatkan sebagai hiasan ataupun barang yang dapat digunakan. Salah satu cara untuk memanfaatkan kertas menjadi kerajinan bahan lunak adalah dengan menghancurkannya hingga menjadi seperti bubur. Kemudian, bubur kertas tersebut selanjutnya dibentuk menjadi berbagai macam bentuk, misalkan menjadi sebuah mangkuk, vas bunga, keranjang, dan masih banyak lainnya. 3. Kerajinan dari lilin Lilin merupakan benda yang biasanya digunakan ketika mati lampu, untuk kue ulang tahun, bahan terapi, dan masih banyak kegunaan lainnya. Ada banyak macam bentuk lilin yang bisa kita jumpai. Tentu saja, bentuk tersebut sangat unik dan bahkan dapat menarik perhatian banyak orang. Bentuk menarik dari sebuah lilin tersebut tentu saja ada campur tangan dari pengrajin. Hal itulah mengapa lilin masuk ke dalam bahan kerajinan bahan lunak. Dalam proses pembuatan kerajinan lunak dari lilin, pertama-tama cairkan bahan lilin terlebih dahulu. Cara mencairkannya cukup mudah. Kamu hanya perlu memanaskan lilin di atas api ataupun kompor. Setelah lilin cair, siapkan cetakan, lalu cetak sesuai dengan selera. Kamu bisa menggunakan cetakan lucu berbentuk bunga, tabung, lingkaran, dan masih banyak lainnya. Tidak hanya dengan teknik cetak, kerajinan lilin juga bisa dilakukan dengan menggunakan teknik ukir. 4. Kerajinan dari tanah liat Ada banyak contoh kerajinan bahan lunak dari tanah liat, contohnya seperti tembikar, vas bunga, kendi, dan lain sebagainya. Kerajinan dari tanah liat ini juga kerap disebut dengan kerajinan keramik. Pada saat pembuatan kerajinan ini, dibutuhkan teknik khusus dan keahlian agar bisa membentuk tanah liat menjadi berbagai macam benda yang diinginkan. Bagi yang sudah ahli, proses pembuatannya terbilang cukup mudah dan cepat. Tanah liat yang sudah dibentuk menjadi berbagai macam kerajinan kemudian dijemur di bawah terik matahari hingga kering sempurna. Kemudian, bisa dicat dengan berbagai macam warna sesuai selera. Selain dijemur di bawah terik matahari, bisa juga dikeringkan dengan cara dibakar seperti teknik pembakaran batu bata. Kerajinan bahan lunak ini cukup mudah dijumpai, bahkan ada di dalam rumah setiap orang karena memang memiliki fungsi dan manfaat yang cukup beragam. 5. Kerajinan serat alam Kerajinan serat alam merupakan kerajinan bahan lunak yang terbuat dari bahan utama serat alam. Kerajinan ini dibuat dengan menggunakan teknik menganyam. Kerajinan lunak ini biasanya dapat menghasilkan berbagai benda berupa pakaian, hiasan, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, kerajinan serat alam ini juga mampu menghasilkan kerajinan benda lainnya seperti tas, dompet, alas meja, pigura, hiasan dinding, dan masih banyak lainnya. Semua kerajinan serat alam tersebut memiliki nilai jual dan keindahan tersendiri. Tidak hanya itu, kerajinan ini juga memiliki manfaat untuk kehidupan sehari-hari. 6. Kerajinan kulit Kerajinan bahan kulit merupakan kerajinan yang terbuat dari bahan kulit. Biasanya, kulit yang digunakan berasal dari berbagai macam hewan, seperti kulit sapi, kulit ular, dan beberapa hewan lainnya. Dalam pembuatannya, kerajinan ini menggunakan teknik ukir dan juga teknik jahit. Tak heran jika hasil kerajinan kulit ini dibanderol dengan harga yang tidak murah. Adapun jenis kulit yang paling bagus untuk dijadikan sebagai bahan kerajinan di antaranya, kulit sapi, kulit kerbau, kulit buaya, dan kuit kambing. Hal tersebut dikarenakan, kulit dari hewan tersebut memiliki tekstur tebal dan tidak mudah rusak saat diukir. Selain itu, kulit dari hewan di atas juga memiliki kualitas yang bagus jika dijadikan sebagai kerajinan bahan lunak seperti tas, wayang, sepatu, jaket, dompet, dan lain sebagainya. 7. Kerajinan kulit jagung Mendengar kata jagung, apa yang terbesit di pikiranmu? Ya, tanaman yang satu ini memang dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat. Tentu saja, itu jika kita berbicara mengenai bijinya. Namun sejatinya, ada bagian lain dari jagung yang juga bisa dimanfaatkan, yakni kulitnya. Kamu bisa memanfaatkan kulit jagung untuk membuat kerajinan bahan lunak. Jadi saat kamu mengupas jagung, sebaiknya tak buru-buru membuang kulitnya. Sebab, kamu bisa membuat hiasan bunga atau bahkan keranjang sederhana dari kulit jagung ini. Untuk membuat kerajinan bahan lunak dari kulit jagung ini, kamu harus mengeringkannya terlebih dahulu. Namun sebelumnya, kamu harus mencucinya sampai bersih, ya. Jika ingin membuat bunga, kamu bisa langsung membentuknya sedemikian rupa sesuai dengan selera. Agar tidak terlihat polos dan pucat, larutkan pewarna dan celupkan kulit jagung yang sudah kamu rangkai tadi ke dalamnya. Buat beberapa bunga dan jika sudah kering, rangkai bunga-bunga klobot tersebut menggunakan benang. 8. Kerajinan getah nyatu Siapa sangka jika getah juga bisa dibuat menjadi kerajinan? Kerajinan getah nyatu contohnya. Meski mungkin masih asing di telinga masyarakat, namun perlu diketahui bahwa kerajinan getah nyatu adalah khas dari Kalimantan Tengah. Namanya merujuk pada nama pohon tempat getah itu berasal, pohon nyatu. Di provinsi tersebut, pohon nyatu sudah sejak dulu dimanfaatkan getahnya untuk membuat kerajinan tangan yang bernilai ekonomis tinggi. Sebelum bisa dibuat menjadi kerajinan, getah pohon nyatu harus melalui tahap pengolahan yang cukup panjang, termasuk tiga kali proses perebusan. Sedangkan untuk memberikan warna yang beragam, biasanya menggunakan bahan alami seperti dedaunan. Contoh kerajinan pohon nyatu yang banyak dijumpai adalah bentuk perahu burung tingang maupun perahu naga untuk hiasan. Harga kerajinan bahan lunak pohon nyatu bervariasi yang dibanderol dengan harga mulai puluhan ribu hingga jutaan rupiah. 9. Kerajinan dari gips Gips juga menjadi salah satu bahan yang banyak digunakan untuk membuat kerajinan bahan lunak. Biasanya, gips berwarna putih dan tak banyak pengrajin yang melakukan pewarnaan untuk kerajinan yang satu ini. Kerajinan bahan lunak dari gips dinilai lebih awet karena terdiri dari mineral yang tak larut air dalam waktu yang lama ketika sudah menjadi padat. Untuk membuat kerajinan dari bahan lunak ini, kamu harus mencampurkan gips terlebih dahulu dengan air. Setelah mendapatkan adonan kental, kamu bisa langsung membentuknya dengan cetakan khusus. Membuat kerajinan dari gips tidak begitu sulit sehingga banyak sekolah yang menggunakannya sebagai praktik kesenian. Gips biasanya banyak dibuat menjadi patung, asbak, hingga vas bunga. Baca juga 10 Cara Mengusir Semut Secara Efektif dan Ampuh Teknik pembuatan foto istockphoto Terdapat tujuh teknik dalam proses pembuatan kerajinan bahan lunak, di antaranya teknik coil, teknik putar, teknik cetak, teknik menganyam, teknik menenun, teknik membordir, dan teknik mengukir. Ketujuh teknik tersebut diaplikasikan berdasarkan bahan-bahan kerajinan yang akan digunakan, serta kerajinan apa yang ingin dihasilkan. Misalnya, jika ingin membuat lilin, maka digunakan teknik cetak. Namun, jika ingin menghasilkan kain, maka teknik yang digunakan adalah menenun. Fungsi foto istockphoto Adapun fungsi kerajinan bahan lunak yang bisa didapatkan, di antaranya 1. Fungsi pakai Yakni dari setiap kerajinan yang dihasilkan memiliki fungsi pakai tersendiri, misalkan benda berwujud alat, wadah, ataupun busana untuk dikenakan sehari-hari. 2. Fungsi hiasan Setiap benda kerajinan yang dihasilkan mampu dijadikan sebagai hiasan untuk mempercantik ruangan, ataupun tempat lainnya. 3. Fungsi pengetahuan Tidak hanya sebagai benda kerajinan yang digunakan sebagai hiasan ataupun dipakai secara langsung, kerajinan juga berfungsi sebagai pengetahuan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengajarkan ilmu ini kepada anak-anak di sekolah. 4. Fungsi ekonomis Maksud dari fungsi ekonomis adalah setiap benda kerajinan yang dihasilkan bertujuan untuk mendapatkan nilai ekonomi sehingga mampu menghasilkan inovasi. Dengan demikian, kita juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan, dengan cara membuat kerajinan bahan lunak. Akhir kata Nah, itulah penjelasan mengenai kerajinan bahan lunak, contoh, teknik pembuatan, serta fungsinya. Walaupun tidak semua orang bisa membuat kerajinan dengan mudah, namun tidak ada salahnya untuk mempelajarinya. Sebab, dengan manfaatkan benda tak terpakai untuk membuat kerajinan, maka lingkungan sekitar akan bersih karena tidak tercemar oleh benda yang tak terpakai lagi.
Secara umum, jenis bahan dasar produk kerajinan dapat dibagi menjadi dua macam kelompok, yaitu produk kerajinan dari bahan lunak dan produk kerajinan dari bahan keras. Beberapa kerajinan dan produk kerajinan bahan lunak akan coba kita uraikan pada ulasna kita kali ini sebagai bahan acuan dan tambahan ilmu yang diharapkan dapat mengeksplorasi hal lainnya dan untuk lebih jelasnya mari kita sama-sama menyimak ulasan singkat berikut ini. Kerajinan Bahan Lunak Produk kerajinan pada umumnya labih banyak memanfaatkan bahan - bahan alam seperti tanah liat, serat alam, kayu, bambu, logam, batu, rotan, dan lainnya dan juga ada yang memanfaatkan bahan sintetis sebagai bahan dasar kerajinan seperti limbah kertas, plastik, atau karet. 1. Pengertian Kerajinan Bahan Lunak Alami dan Buatan. Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang memiliki sifat lunak dan beberapa bahan lunak yang dimanfaatkan dalam pembuatan produk kerajinan, adalah sebagai berikut. a. Bahan Lunak Alami. Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang diperoleh dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami, tidak dicampur atau dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alami yang sering kita kenal adalah tanah liat, serat alam , dan kulit. b. Bahan Lunak Buatan. Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan bahan lunak buatan yang diolah menjadi lunak. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan pada bahan yang digunakan seperi, bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan sebagainya. 2. Jenis/Aneka Produk Kerajinan Bahan Lunak. Berikut beberapa contoh kerajinan bahan lunak yang uraiannya adalah sebagai berikut; Kerajinan tanah liat, Kerajinan serat alam, Kerajinan kulit, Kerajinan gips, Kerajinan lilin, Kerajinan sabun, dan Kerajinan bubur kertas, a. Kerajinan bahan lunak tanah liat. Kerajinan bahan lunak dari tanah liat dikenal dengan kerajinan keramik, yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dasar tanah liat yang melalui proses, dipijit, butsir,pilin, pembakaran, dan glasir, sehingga menghasilkan produk pakai dan hiasan yang indah. Contohnya, seperti gerabah, vas bunga, guci, atau piring. b. Kerajinan dari serat alam. Kerajinan dari serat alam dapat menghasilkan kerajinan tangan dengan berbagai macma jenis, misalnya tas, dompet, topi, alas meja, dan tempat lampu yang dibuat dengan menggunakan teknik cara menganyam. c. Kerajinan dari kulit. Kerajinan ini berbahan dasar dari kulit yang seudah di samak, kulit mentah, atau kulit sintetis yang dapat menghasilkan beberapa macam produk, seperti tas, wayang kulit, sepatu, dompet dan jaket kulit. Kulit ini dapat diperoleh dari jenis-jenis hewan seperti sapi, kambing, kerbau, dan buaya. d. Kerajinan dari bahan gips. Gips merupakan bahan mineral yang tidak larut dalam air dalam waktu yang lama jika sudah mengering atau memadat. Proses pembuatannya harus dengan cara dicairkan dahulu dan dibuatkan cetakan jika hendak diproduksi dalam jumlah yang banyak. Secara umum, untuk semua produk gips diperlukan cetakan yang dalam pembuatannya memerlukan bahan utama seperti silicone rubber, namun yang paling mudah dicari yaitu plastisin atau tanah liat. Fungsi kerajinan gips biasanya sebagia hiasan dinding, mainan, dan lainnya. e. Kerajinan dari lilin. Proses pembuatan produk kerajinan dari bahan lilin bisa dikatakan cukup sederhana dan mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Jika kita hendak mengubah bentuknya menjadi benda kerajinan yang unik, cukup dengan cara dicairkan dengan proses pemanasan di atas api atau kompor. f. Kerajinan dari sabun. Kerajinan dari sabun sangat terbilang unik. Bahan yang digunakan adalah sabun tangan yang dapat diolah dengan dua cara, yaitu dengan cara diukir, dan membentuk sabun dengan cara diparut hingga menjadi bubuk, dicampur dengan sagu dan sedikit air, kemudian dibuat adnan baru seperti membuat bentuk dari plastilin. Produk yang dapat dihasilkan dari kerajinan ini yaitu bentuk binatang, buah, dan flora ukiran. g. Kerajinan dari bubur kertas. Kerajinan berbahan dasar kertas memanfaatkan sisa-sisa kertas yang bisa digunakan untuk membuat berbagai ragam karya kerajinan dengan cara dibuat bubur kertas untuk bahan dasar kerajinan. Proses pembuatan bubur kertas dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini. digunting menjadi potongan kecil, masukan diembar dan disiram dengan air hangat, masukkan satu sendok garam untuk menghindari pembusukan, diamkan selama 1-2 hari sampai lunak, setelah lunak, saring menggunakan kain dengan cara keempat sudut kain disatukan lalu diplintir agar air terpisah dari ampasnya, buang air perasan kertas dan masukkan kembali potongan kertas yang sudah diperas kedalam wadah dan diremas hingga hancur dengan menambahkan sedikit air, buat larutan pasta dengan mencampur 2 sendok makan tepung kanji dengan air secukupnya, dan campur adonan kertas dengan larutan pasta lalu remas hingga rata dan akan menghasilkan adonan bubur kertas yang liat sehingga mudah dibentuk. 3. Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak. Fungsi produk kerajinan bahan lunak dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebagai benda pakai dan fungsi karya benda hias. a. Fungsi kerajinan benda pakai. Karya kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala bentuk kerajinan yang digunakan sebagai alat, wadah, atau dikenakan sebagai pelengkap busana. Contoh seperti sendal, keranjang dan alas kaki atau alas meja. b. Fungsi kerajinan benda hias. Karya kerajinan sebagai benda hias meliputi segala bentuk kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk dipajang atau dijadikan hiasan atau elemen estetis. Contohnya, seperti hiasan dinding yang digantung pada tembok rumah, di meja ruang tamu seperti pot bunga dari bahan sintetis, dan lainnya. Itulah pemaparan singkat tentang pengertian, jenis, fungsi dan contoh kerajinan bahan lunak, semoga bermanfaat dan terimakasih. Sumber Prakarya-Kemendikbud_RI-2019
Ilustrasi kertas tisu. ©2014 - Kerajinan bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak. Ada bahan lunak alami seperti tanah liat, serat alam, dan kulit. Selain itu bisa juga menggunakan bahan lunak buatan seperti bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons dan lain sebagainya. Produk kerajinan dari bahan lunak jenisnya sangat beragam mulai dari karya kerajinan yang digunakan untuk kebutuhan fungsi pakai dan karya kerajinan untuk hiasan. Beberapa di antaranya barang kali sudah sangat populer di tengah masyarakat seperti gerabah, vas bunga, guci, hingga piring. Selain itu bahan lunak khususnya serat alam dapat menghasilkan tas, dompet, topi, alas meja hingga tempat lampu. Jika kamu memiliki anak di rumah, tak ada salahnya meluangkan waktu untuk belajar mengenai kerajinan bahan lunak termasuk cara membuatnya. Tak hanya jadi suatu kegiatan yang menyenangkan dan melatih kreativitas anak tetapi juga bisa kita manfaatkan dengan menjadikannya usaha yang serius. Lebih jauh berikut ini informasi lengkap mengenai kerajinan bahan lunak, lengkap dengan cara membuatnya telah dirangkum dari 2 dari 3 halaman Mengenal Kerajinan dari Bahan Lunak Benda-benda kerajinan dibuat orang dengan penguasaan keterampilan mulai dari keterampilan yang sederhana sampai pada keterampilan yang rumit. Untuk membuat benda kerajinan dibutuhkan penguasaan prosedur dan penguasaan proses langsung. Salah kerajinan yang banyak diminati masyarakat adalah kerajinan dari bahan lunak yang bisa menggunakan bahan lunak alami bisa juga menggunakan bahan lunak buatan. Bukan hanya suatu hobi membuat sendiri kerajinan dari bahan lunak juga sekaligus dapat melatih ketekunan bekerja dan berkarya. Salah satu jenis kerajinan dari bahan lunak yang amat sangat populer di Indonesia adalah kerajinan yang terbuat dari tanah liat seperti guci, vas bunga, bahkan barang-barang yang digunakan untuk memasak seperti tungku dan cobek. 3 dari 3 halaman Cara Membuat Kerajinan Bahan Lunak, Robot dari Bubur Kertas Alat dan Bahan Kertas koran atau kertas biasa Tepung kanji Kawat kasa Tang Gunting Air Baskom Cat semprot Alas kardus atau triplek Langkah-Langkah 1. Tahap Awal Siapkan seluruh alat dan bahan. Rendam kertas ke dalam air. Selanjutnya, tunggu hingga kertas menjadi lunak. Sembari menunggu kertas menjadi lunak, buat kerangka dari kawat kasa yang dibentuk sesuai keinginanmu, seperti bentuk hewan, bangunan, atau bentuk lainnya. Penggunaan kawat kasa agar proses pengerjaan lebih mudah, sebab untuk memotong kawat kasa cukup dengan menggunakan gunting dan karakter kawat kasa lebih mudah dibentuk. Kembali ke kertas yang telah direndam. Jika sudah benar-benar lunak, selanjutnya remas-remas kertas sampai menjadi seperti bubur, biasanya semakin lama kertas direndam maka akan semakin lunak teksturnya. 2. Tahap Pembuatan Lem Proses selanjutnya, kamu bisa mulai membuat lem dengan menggunakan tepung kanji sebagai bahan dasarnya. Rebus tepung kanji ke dalam air secukupnya. Sembari direbus, jangan lupa untuk mengaduk adonan tepung kanji terus menerus hingga seluruh adonannya larut merata dan mulai memiliki tekstur layaknya lem. Proses pengadukan tersebut bertujuan agar hasil akhir lem dari tepung kanji tidak menggumpal. Setelah lem kanji sudah jadi, selanjutnya campurkan lem kanji dan bubur kertas yang telah kamu buat tadi. Pastikan kedua bahan dicampur sampai merata. Sebab, jika terlalu banyak lem kanji akan membuat patung menjadi susah untuk kering. Dan apabila lem penggunaan lem kanji terlalu sedikit, maka akan membuat patung tersebut menjadi mudah retak. 3. Tahap Pelumuran Kerangka Selanjutnya, lumuri kerangka dengan seluruh bahan campuran lem kanji dan bubur kertas tersebut. Dan pastikan semua kerangka yang kamu buat sudah tertutup rata. Jika proses melumuri semua kerangka sudah selesai, maka langkah selanjutnya adalah proses pengeringan adonan bubur kertas dan lemb kanji. Namun jangan mengeringkannya dengan cara dijemur. Sebab, penjemuran tersebut akan menyebabkan patung ini menjadi retak. Apabila seluruh patung sudah mengering, maka kamu bisa melanjutkan prosesnya ke bagian pewarnaan. Tapi, jangan lupa untuk memberi alas sebelum melakukan pengecetan dengan cat semprot. 4. Tahap Terakhir Untuk memulai proses pewarnaan, kamu bisa mewarnai patung dengan lapisan dasar yaitu warna hitam untuk warna yang lebih gelap, atau putih jika warna lapisan selanjutnya lebih cerah. Selanjutnya, setelah cat semprot tersebut sudah mengering, kamu bisa mulai mengecatnya dengan warna lain sesuai selera Nah, setelah seluruh tahapan cara membuat patung dari bubur kertas di atas selesai, tunggu hingga cat mengering, dan patung dari bubur kertas milikmu siap dipajang di tempat yang sudah kamu siapkan. [nof]
fungsi dari kerajinan bahan lunak